Om RR dan rekan2 sekalian..
Bukan hanya netbook yang saat ini dirakit oleh anak2 SMK, tetapi juga dalam hal berkebun, bertani, bahkan perakitan kendaraan roda dua, dan kedepannya SMK sedang mempersiapkan diri untuk dapat merakit kendaraan roda 4.
Dan satu catatan disini, mereka tidak hanya diajarkan bagaimana merakit, tetapi juga bagaimana memasarkan hasil karya mereka (marketing plan).
Kebetulan saat itu saya menjadi team (bagian hukum) dalam proyek ini, khususnya utk proyek perakitan kedaraan roda dua.
Proyek ini adalah proyek langsung dari Diknas (cq Ditjen Manajemen Dikdas dan Menengah cq Dit Pembinaan SMK).
Cita2 yang hendak dibangun dan dicapai oleh Pak Joko (Drs. Joko Sutrisno, Direktur Pengembangan SMK) sangatlah mulia dan sangat-sangat brilian, saya melihat akan sangat bagus dalam melahirkan kader2 dari anak bangsa kita.
Prinsip utama yang hendak dicapai oleh Pak Joko adalah mempersiapkan SDM yang sudah siap pakai dalam dunia industri dan dunia kerja, dimana para anak2 SMK tersebut diberikan segala macam pengetahuan dan praktik2 berikut alih teknologi, alih pengetahuan serta keterampilan dari masing2 bidang hingga ke pemasarannya.
Mereka ditempa sedemikian rupa sehingga mampu melakukan apa yang dilakukan oleh para pekerja pabrik perakitan pada umumnya.
Jika dikatakan adanya keraguan perihal kualitas hasil rakitan mereka, sebenarnya hal itu tidak harus diragukan, karena masing2 perusahaan yang dtunjuk oleh Diknas diharuskan menurunkan team QC guna mengawasi terhadap produk2 yang telah selesai dirakit dan siap jual sesuai dengan SOP dr perusahaan tersebut.
Hingga saat ini, tidak ditemukan keluhan berarti seperti yang dipertanyakan oleh Om RR ataupun rekan2 sekalian.
Alangkah hebatnya SDM kita, khususnya lulusan SMK, pada saat mereka telah menempuh pendidikan formalnya. Setelah lulus, mereka langsung layak pakai, tanpa hari melalui training apapun. Baik dalam hal perakitan netbook, kendaraan bermotor, hingga perkebunan, mereka sudah sangat teruji. Tanpa harus meraih D3 atau S1 teknik, mereka sudah siap terjun.
Jika Om RR dan rekan2 mau meluangkan waktu untuk berkunjung ke SMK2, khususnya SMK Otomotif, waaaaah..saya jamin pasti akan kaget melihat peralatan yang mereka miliki. Hebat. Sangat hebat.
Coba kapan-kapan mampir ke salah satu SMK di daerah Subang, pasti rekan2 sekalian akan kaget melihat kemampuan dan hasil yang mereka miliki.
Dari segi peralatan, bisa dikatakan sangat lengkap.
Jika melihat ke perkebunan milik mereka, saya yakin rekan2 akan takjub melihat hasil tanam mereka. Yang namanya sayur-mayur organik di Carrefour atau Giant, hasil mereka masi berani saya adu.
Heheheheehehe. .
Cukup sekian kiranya ulasan singkat saya..
Salam kompak selalu..
Regards,
Tassos T. Sicara, SH
0818.06551.666
"Just stay away n say no to drugs. Let's stop drugs abuse"
Sent from my SlaveBerry 9K
Date: Mon, 28 Jun 2010 09:20:21 -0700 (PDT)
Subject: [Hukum-Online] aneh... netbook dirakit disekolah untuk dijual ? bagaimana kualitasnya ?
SMK rakit netbook untuk kemudian hasilnya dijual ke masyarakat, idenya sepintas cemerlang dan unik karena di Cina, Taiwan saja ngak ada yang model seperti ini... setahu saya netbook hrs dirakit di lingkungan pabrik khusus, karyawan yang dedikasi serta melalui proses QC ? Apakah environmen seperti ini bisa dibawa kesekolah ? Karena dari cara bekerjanya, disiplin dan tanggung jawab serta peraturan sudah sangat berbeda tanggung jawab seorang karyawan dengan seorang siswa. etos kerjanya sudah berbeda dan karyawan diterima bekerja setelah melalui screening sesuai keahlian dan ketrampilannya. ..dan tidak semua murid SMK trampil dalam hal misalnya merakit sebuah notebook.
Menurut beberapa ahli perakitan dari merek global, merakit netbook/notebook lain dengan merakit PC desktop... ini sangat riskan dan akan highcost sebab akan gagal utk jaga kualitas produk netbook/notebook ?
Coba kita lihat saja hasilnya ketika proyeknya selesai ?
dan
... akhirnya percuma hrs ISO9001 dan 14001 dengan model perakitan spt ini.
Apakah masyarakat harus dikorbankan dengan membeli produk hasil rakitan seperti ini ?
Model yang benar adalah:
Semestiya pemerintah membawa pabrik seperti Lenovo, Dell, HP, MSI, Gigabyte ke Indonesia, kemudian siswa SMK diminta magang di perusahaan perakitan ditanah air tersebut...
Environment model ini lebih terkontrol dan kualitas lebih terjaga ?
salam, rr - apw/ mastel ukm
---
ref: http://www.micronic s.info http://www.java- cafe.net http://www.apwkomit el.org http://www.facebook .com/people/ Rudi-Rusdiah/ 651699209 ---
No comments:
Post a Comment