Saturday, April 12, 2008

RE: [Hukum-Online] joke : somasi

asiiikkk makin seru nih,
aku boleh ikut nimbrung ya.. semoga tidak semakin runyam,
aku sih setuju pada bung RGS dan huahaw (maaf ini namanya kan ya?).. aku
sih melihat kalau kasus perceraian sih memang tidak pernah ada lawyer yang
kasih somasi kepada calon tergugat karena masalah dingin di ranjang kek,
atau kaga pernah kasih uang belanja.. soalnya itu ma memang urusan dapur
masing-masing pasutri alias pasangan-suami-istri...

tapi, kalau sudah masuk dalam gugatan cerai, kalau saya memang seperti mas
yang satunya lagi (huahaw), saya selalu tanya dulu ama klien, mengenai
kepastian ataupun ketetapan hatinya, apakah benar mau melakukan gugat
cerai, masalah anak, harta gono-gini, dll. hal ini perlu kita bicarakan
menyangkut kewajiban para pihak dalam acara mediasi nanti toh? .. jadi
dua-duanya sih aku jalanin...

terima kasih....

syahril p MARBUN,SH

> Mr. RGS,
>
>
>
> Berbeda pendapat wajar, krn semuanya bisa belajar khan?
>
>
>
> Hmmm, memang saya selalu ambil jurusan mendamaikan dulu, perkara alasan
> cere
> kan perlu diketahui dulu, apa bisa masuk dalam alasan yang memang diatur
> dalam peraturan atau alasan ngawur/ asal2an demi syahwat. Rasanya gak ada
> deh, so far sih yg ogut tahu, client langsung ketok pintu advokat, duduk
> dan
> langsung minta untk menangani cere krn salah satu pihak "dingin"/
> frigid..pasti malu2, dulu. Makanya si advokat kudu nanya, apa iya nih elu
> orang mau langusng cere, emang kenapa? ngak mikirin anak? Apa udah
> dipikirin
> lagi? Bla bla bla. Kl dirasanya memang alasannya macem2 dan gak sesuai dgn
> omongan gimana? Alasan bilang ke advokat pasangannya dingin di ranjang,
> taunya memang ada simpanan yang lbh hot.nah alasan dicari2, mata tuh dah
> gelap, pokoke cere titik gak mo tau, apakah advokat langsung ok ok aja,
> gak
> peduli ada anak nya gimana, atau situasi lain yg bener2 betulnya alasan di
> cari2 krn syahawatnya memang udah tidak terbendung lagi. ?
>
> Ini yg betulnya kudu dilakukan oleh para advokat, menurut saya loh, memang
> advokat ngurusin "hukum" bukan segi kerohanian dll begitu juga Hakim,
> tetapi
> tetap dalam setiap persidangan Apk Hakim selalu harus menanyakan ehh gak
> bisa damai apa elo? Emang sulitnya gimana? Alasannya apa dll dll. Tapi
> memang kalau perdamain sulit dan harus perlu bantuan rohaniwan, mgkn
> begitu
> sebaiknya.
>
> At the end kl memang alasannya bener dan memang sudah tidak dapat
> didamaikan
> lagi, yah apa boleh buat deh. Tapi memang kl saya gak langsung maen hajar
> bleh.
>
>
>
> Hal lain, memang sebetulnya, advokat yang mewakili klienyg mau cere, atau
> dalam proses cere, jangan EMBER gitu.walau memang tergantung masing2
> pribadi
> nya advokat. Ada yg yakin, konprensi pers gak perlu krn harus melindungi
> kepentingan klien, emang ada kewajiban gitu?? ada yg mandang, nah ini nih,
> hmmm ane dpt promosi gratis krn masuk pemberitaan di tabloid atw di tipi.
>
>
>
> Begichu..
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> From: rgsmitra [mailto:rgsimanjuntak@gmail.com]
> Sent: Friday, April 11, 2008 11:55 AM
> To: Hukum-Online@yahoogroups.com
> Subject: Re: [Hukum-Online] joke : somasi
>
>
>
>
>
> Mr. Binghauw [mohon dibaca cuma sebagai joke saja]....
>
>
>
> Mohon maaf kalau kita beda pendapat, profesi advokat itu urusannya masalah
> hukum. Masalah cerai didalemnya ada urusan masalah perasaan : seperti
> cinta,
> sayang, sex, antara pria & wanita.... nah kalo urusan beginian mah advokat
> ga usah jadi pendamai atau penengah, bisa2 dicurigain selingkuh sama
> kliennya.
>
>
>
> Mis :
>
> * Isi dalil gugatan suami kepada isteri diungkapkan bahwa :Isteri
> dalam melakukan hubungan suami-isteri, selalu memberikan respon yang
> dingin.... dst... dst... yang menjadi alasan atau salah satu penyebab
> penggugat berkeinginan untuk bercerai...
> * Nah .... si-advokat, dengan semangat juang 45 [ditambah minum
> extra-joss + pil.biru] menyatakan bantahan secara tegas dengan dalil bahwa
> :
> sesuai fakta dan landasan yuridis , sesungguhnya dalil Penggugat SALAH,
> karena saya tau persis klien [Tergugat] tidak pernah memberikan respon
> yang
> dingin ketika melakukan hubungan-suami-isteri...
> * nah..lo... kalo ada masalah kaya begini, gimana advokat mau
> mendamaikan? selamat mencoba bagi yg berkenan, dan darimana si-advokat tau
> bahwa si-tergugat tidak memberikan respon yang dingin ketika melakukan
> hubungan suami-isteri [jangan dibayangkan].
> * ataukah si-advokat dengan tolol langsung memberikan somasi, agar
> si-suami menahan diri agar tidak mengajukan gugatan cerai, karena dia tau
> persis isteri yg menjadi kliennya, tidak pernah dingin dalam melakukan
> hubungan suami-isteri [ha-ha-ha-ha....].
>
> Nah apa engga bikin malu,kalo advokat ngurusin masalah beginian... ini kan
> bukan urusan hukum....
>
> Mahap kate, saya sendiri sih malu ngewakilin klien di-muka pers mengenai
> masalah perceraian yg sedang berlangsung [proses persidangan]. Lihat saja
> di
> pengadilan.... perkara perceraian selalu dilakukan dalam sidang
> tertutup....
> Eh si advokat dengan rasa bangga dan tanpa rasa malu menceritakan
> penanganan
> perkara yg sedang ditangani, dimana azas ketertutupannya / privacy klien
> yg
> diwakilinya?
>
>
>
> [idealnya] Jika di pengadilan masalah cerai dalam sidang tertutup, yah
> seharusnya dgn. menjunjung etika profesi, si advokat ga usah jadi
> pembicara
> kepada Pers.
>
> Sekali lagi saya minta maaf, jika mau profesional, seorang klien yang
> ingin
> bercerai, silahkan datang ke Advokat, dan ga usah pakai tedeng aling-aling
> langsung aja gugat cerai.
>
> Tapi jika masih ada kemungkinan rujuk, suruh dateng ke suaminya [jadi
> jangan
> minta rujuk ke advokat], atau pihak ketiga yang mau mendamaikan mereka
> berdua. Dalam pengamatan, perkara perceraian merupakan angka tertinggi
> persidangan di beberapa PN, dan urutan kedua adalah perkara narkoba....
> ada
> yg bisa lengkapi [karena data masih kurang valid].
>
> rgs
>
>
>
> ----- Original Message -----
>
> From: "binghauw" < <mailto:binghauw@cbn.net.id> binghauw@cbn.net.id>
>
> To: < <mailto:Hukum-Online@yahoogroups.com> Hukum-Online@yahoogroups.com>
>
> Sent: Thursday, April 10, 2008 2:06 PM
>
> Subject: RE: [Hukum-Online] joke : somasi
>
>
>
>> Betul sekali tapi perlu digarsibawahi pula, bahwa advokat pun kewajiban
>> untuk mendamaikan pasangan yang sudah getol2nya mau cere, agar bisa
>> rujuk
>> dan tidak cere, sebisa mungkin. Kecuali memang kedua belah pihak sudah
>> hopeless dan tidak ada titik temu setelah berkali2 diskusi, baru deh
> advokat
>> ybs melakukan sesuai profesinya yi memberikan jasa professional.
>>
>> Rasanya utk mendamaikan pihak yg mau cere bukan hanya urusan ustad,
> pendeta
>> dll deh, menurut saya semua sdvokat wajib melakukan demikian, at least
>> menanyakan agar jangan cere dulu. Namun, memang tepat bahwa kalau urusan
>> cere mencere, yah jangan kirim Somasi dong ;-))
>>
>>
>>
>> Cheers,
>>
>>
>>
>>
>>
>> From: rgsmitra [mailto:rgsimanjuntak@gmail.com]
>> Sent: Thursday, April 10, 2008 10:23 AM
>> To: <mailto:Hukum-Online@yahoogroups.com> Hukum-Online@yahoogroups.com
>> Subject: Re: [Hukum-Online] joke : somasi
>>
>>
>>
>> Mr. A.G.,
>>
>> contohnya efektif ga usah somasi langsung gugat : mis. seorang wanita
> ingin
>> ajukan gugat cerai, menggunakan jasa advokat. Kemudian si-advokat,
>> sebelum
>
>> ngajukan gugatan cerai ke PN / PA, bikin somasi dulu ke suami yg akan
>> digugat. Nah somasi kaya begini, adalah upaya pemberian jasa hukum oleh
>> seorang advokat-tolol. Karna ketololannya si-advokat menganggap somasi
>> ini
>
>> bagian dari pemberian jasa [misalnya mencoba untuk mendamaikan]... ini
>> somasi goblog yg sebaiknya tidak pernah boleh dilakukan oleh Advokat...
>> Langsung aja gugat cerai, masalah si isteri-dan-suami ingin damai? itu
>> urusan mereka berdua, advokat jangan coba2 nengahin [kalo mau memberikan
>> jasa secara profesional].... kalo suami-isteri mau akur atau rujuk dgn.
>> menggunakan jasa penengah diluar pengadilan, suruh konsultasi sama
> pendeta,
>> ustad, BP4, atau pihak2 keluarga, advokat kalo jadi penengah apalagi
> ngasih
>> somasi, ini bikin malu profesi, atau kalau mau suruh hakim-mediasi yg
>> nengahin....
>> Ga percaya... silahkan coba, biasanya advokat-nganggur atau yg cari
>> sampingan duit, berkenan ngerjain pemberian jasa begini, ketimbang izin
>> advokatnya nganggur ga kepake.
>> rgs.
>>
>> From: "Arif Gunantoko" < <mailto:Arif_Gunantoko@carrefour.com>
> Arif_Gunantoko@carrefour.com
>> < <mailto:Arif_Gunantoko%40carrefour.com>
> mailto:Arif_Gunantoko%40carrefour.com> >
>>
>> tul kali ya bang
>> Nah sebenarnya aturan somasi sendiri ada nggak se?Apakah semisal nggak
>> pernah somasi tiba2 gugatan ke PN dimasukkan, sah khan?
>> selamat berdiskusi dan sekaligus juga menjawab
>>
>>
>>
>>
>
>
>
>

__._,_.___
---------- [ Hukum-Online-subscribe@yahoogroups.com ] --------->
       SARANA MENCARI SOLUSI KEADILAN HUKUM DI INDONESIA
Mailing List Hukum Online adalah wadah untuk saling bertukar pikiran dan berkonsultasi untuk saling membantu sesama.
1. Bagi Praktisi, Hukum Online : wadah untuk mengasah kemampuan dan bertukar pikiran, ilmu dan pengalaman
2. Bagi yang awam hukum, Hukum Online : wadah untuk berkonsultasi untuk mencari solusi dan memecahkan masalah
--------------------------------------------------------------->
Ingat Masalah dan Sengketa Hukum Ingat Hukum-Online@yahoogroups.com
Hukum-Online@yahoogroups.com : Domain mailing list dengan kriteria penyebutan Hukum Online disambung tanda hubung ditengah-tengah dengan domain yahoogroups.com , dan kami bukan underbow website hukum yang lain
--------------------------------------------------------------->

Seting Mailing List
1. Seting normal untuk menerima e-mail individu
Hukum-Online-normal@yahoogroups.com
2. Seting sistem paket harian [sehari hanya menerima 1 - 3 e-mail]
Hukum-Online-digest@yahoogroups.com
3. Seting tidak menerima e-mail utk sementara waktu
Hukum-Online-nomail@yahoogroups.com
-------------------------
Dilarang
1. Dilarang mengirimkan SPAM
2. Dilarang mengirimkan materi Mesum dan SARA

Salam

Hukum Online
Moderator

Notes :
Dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun masyarakat Indonesia yang Sadar akan Hukum serta membantu program Corporate Social Responsibility (CSR), maka Milis Hukum Online mencari pembicara yang memiliki kompetensi di bidang Hukum. Tujuannya adalah mencerdaskan & membuat bangsa Indonesia sadar & melek akan Hukum melalui kegiatan/aktivitas yang terjangkau masyarakat.

Apabila anda berminat, kirimkan CV anda ke : hukum.online@yahoo.co.id disertai dengan spesialisasi keahlian anda.
Kami tunggu kabar baik dari rekan-rekan.
Salam
Hukum Online
Recent Activity
Visit Your Group
New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Yahoo! Groups

Join a program

to help you find

balance in your life.

Y! Messenger

All together now

Host a free online

conference on IM.

.

__,_._,___

No comments:

Google