Saturday, December 18, 2010

Re: [Hukum-Online] Visum Pahlawan Revolusi ; Indoleaks: Organ Tubuh Letjen Soeprapto Utuh

 

Gelar DR tapi asal bunyi
Sayang sekali duit dan waktu yg dipergunakan

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: kemo.lawyer@yahoo.com
Sender: Hukum-Online@yahoogroups.com
Date: Fri, 17 Dec 2010 06:29:54
To: <Hukum-Online@yahoogroups.com>
Reply-To: Hukum-Online@yahoogroups.com
Subject: Re: [Hukum-Online] Visum Pahlawan Revolusi ; Indoleaks: Organ Tubuh Letjen Soeprapto Utuh

Wira dasar anda apa bilang ormas islam? Apa fakta sejarahnya? Atau anda ini keturunan PKI ya? (Bapak dari Barisan Tani Indonesia dan Ibu dari Gerwani).

Utk Thefarza...belajar sejarah lg biar ga asal setuju dan biar ga jadi thefar (tepar) beneran.

Salam.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: thefarza@yahoo.com
Sender: Hukum-Online@yahoogroups.com
Date: Wed, 15 Dec 2010 11:53:48
To: HUKUM ONLINE<hukum-online@yahoogroups.com>
Reply-To: Hukum-Online@yahoogroups.com
Subject: Re: [Hukum-Online] Visum Pahlawan Revolusi ; Indoleaks: Organ Tubuh Letjen Soeprapto Utuh

Sependapat dengan Dr Wira.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Dr. Wirantaprawira" <wrw@gmx.net>
Sender: Hukum-Online@yahoogroups.com
Date: Wed, 15 Dec 2010 12:48:51
To: <Hukum-Online@yahoogroups.com>
Reply-To: Hukum-Online@yahoogroups.com
Subject: Re: [Hukum-Online] Visum Pahlawan Revolusi ; Indoleaks: Organ Tubuh Letjen Soeprapto Utuh

Mbak Evi yb.,

Saya nggak tahu Mbak Evi lahir tahun berapa. Rakyat jelata yang dibunuhin
tahun 1965 dan seterusnya, bukan dibunuh oleh PKI tetapi oleh Militer dan
pemuda-pemuda Ormas Islam yang didukung oleh Militer. Yang membunuh para
Jendral itu siapa? Apa orang-orang PKI, kan semua pembunuhnya adalah anggota
Angkatan Darat?

Masa Bung Karno menggulingkan diri sendiri? Pemerintah yang sah tahun 1965
di PKI-kan? Aneh sekali ! Dimana logikanya?

Salam damai,

Wirantaprawira

-------Original Message-------

From: evi risnayanti

Date: 15.12.2010 11:50:51

To: Hukum-Online@yahoogroups.com

Subject: Re: [Hukum-Online] Visum Pahlawan Revolusi ; Indoleaks: Organ Tubuh
Letjen Soeprapto Utuh

Mungkin benar visum terhadap beberapa Jendral tersebut tidak diberitakan
sesuai dengan fakta sebenarnya.

Tetapi para korban PKI yang berada di banyak tempat lain, memang mengalami
hal yang seperti digambarkan oleh rezim Suharto.

Kekejaman PKI memang terjadi. Walaupun tidak pada jendral jendral tersebut.

Pemberitaannya tidak ada, karena mereka bukan petinggi negara ini. Mereka
rakyat jelata.

Mudah2an semua kebenaran akan muncul.

From: Amalia Sudewi <amalia_sudewi@yahoo.co.id>

To: Hukum-Online@yahoogroups.com

Sent: Tue, December 14, 2010 6:34:45 AM

Subject: Re: [Hukum-Online] Visum Pahlawan Revolusi ; Indoleaks: Organ Tubuh
Letjen Soeprapto Utuh

Semoga siapa sebenarnya dibalik F 30 S/PKI juga terungkap baik. There's
still rumors hanging over the clouds ....

--- Pada Sen, 13/12/10, Indarto <jono_indarto@yahoo.co.id> menulis:

Dari: Indarto <jono_indarto@yahoo.co.id>

Judul: Re: [Hukum-Online] Visum Pahlawan Revolusi ; Indoleaks: Organ Tubuh
Letjen Soeprapto Utuh

Kepada: Hukum-Online@yahoogroups.com

Tanggal: Senin, 13 Desember, 2010, 11:25 AM

Mhn diabaikan krn tdk ada beda disilet atau diapain, Pahlawan revolusi
intinya dibunuh. Tdk usah diperbesar. Kasihan keluarga almarhum.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss
..!

From: "Hukum Indonesia" <hukum.indonesia@gmail.com>

Sender: Hukum-Online@yahoogroups.com

Date: Mon, 13 Dec 2010 14:42:51 +0700

To: <Hukum-Online@yahoogroups.com>

ReplyTo: Hukum-Online@yahoogroups.com

Subject: [Hukum-Online] Visum Pahlawan Revolusi ; Indoleaks: Organ Tubuh
Letjen Soeprapto Utuh

Visum Pahlawan Revolusi ; Indoleaks: Organ Tubuh Letjen Soeprapto Utuh

Fitraya Ramadhanny - detikNews

Indoleaks

Jakarta - Kisah sadis menyertai peristiwa G30S PKI dalam sejarah yang
dicatat Orde Baru. Letjen Anumerta R Soeprapto misalnya, disebut
disilet-silet dan dipotong alat kelaminnya. Namun sebuah dokumen visum yang
dirilis situs whistle blower Indoleaks, menunjukkan hal yang berbeda.

Dari situs resminya, Senin (13/12/2010), ada lagi sebuah dokumen visum yang
dibuat oleh 4 dokter RSPAD yaitu dr Roebino Kertopati, dr Frans Pattiasina,
dr Sutomo Tjokronegoro, dr Liaw Yan Siang, dr Lim Joe Thay, pada 5 Oktober
1965. Bagian nama, tempat tanggal lahir, pangkat, jabatan dan alamat sengaja
dihitamkan.

Namun, dari deskripsi luka, diduga kuat adalah dokumen visum Letjen TNI
Anumerta R Soeprapto. Data pembandingnya adalah keterangan visum Letjen R
Soeprapto yang pernah disebutkan dalam makalah pakar politik Indonesia dari
Cornell University, AS, Ben Anderson, pada jurnal 'Indonesia' edisi April
1987. Ada kain sarung dan kemeja yang melekat pada korban.

Ada beberapa persamaan dan banyak juga perbedaan antara luka Letjen
Soeprapto versi Orde Baru dan dokumen visum yang asli. Berbeda dengan Ahmad
Yani, Soeprapto masih hidup saat diculik dari rumahnya. Dia baru gugur di
Lubang Buaya.

Dalam versi Orde Baru dan juga dilansir Harian Berita Yudha 9 Oktober 1965,
wajah dan tulang kepala Soeprapto remuk namun masih dapat diidentifikasi.
Hasil visum juga menunjukkan kalau ada luka dan pukulan benda tumpul yang
menyebabkan patah tulang di bagian kepala dan muka.

Nah, justru perbedaannya yang mencolok. Versi TNI menyebutkan ada pengakuan
anggota Gerwani, bahwa mereka menyilet-nyilet korban, bahkan memotong alat
kelamin korban. Namun, rupanya dalam dokumen yang diungkap Indoleaks, hal
itu tidak terbukti.

Laporan visum untuk Soeprapto, selain patah tulang tengkorak di enam titik,
adalah patah tulang di betis kanan dan paha kanan. Luka benda tumpul diduga
batu atau popor senapan. Soeprapto memang mengalami 3 luka tusuk, namun dari
bayonet dan bukan silet.

Soeprapto juga gugur akibat 11 luka tembak di berbagai bagian tubuh. Selain
itu tidak ada luka lagi. Tidak ada bukti penyiletan apalagi mutilasi alat
kelamin. Pembunuhan Letjen Soeprapto tentu saja tragis, namun tidak sesadis
yang dijabarkan dalam catatan sejarah versi Orde Baru.

Sebelumnya, dokumen visum Ahmad Yani yang dirilis Indoleaks juga hanya
menyebutkan luka tembak. Padahal Orde Baru mencatat kalau PKI mencungkil
mata Pahlawan Revolusi itu.

(fay/asy)

http://www.detiknews
com/read/2010/12/13/135557/1523305/10/indoleaks-organ-tubuh-letjen-soeprapto-
tuh?nd991103605

__._,_.___
Recent Activity:
SARANA MENCARI SOLUSI KEADILAN HUKUM DI INDONESIA
Mailing List Hukum Online adalah wadah untuk saling bertukar pikiran dan berkonsultasi untuk saling membantu sesama. Isi diluar tanggung jawab Moderator.

Sarana berdiskusi dengan santun, beretika dan bertanggung-jawab serta saling menghargai dan tidak menyerang hasil pemikiran orang / pendapat orang lain.

Salam Hukum Online
.

__,_._,___

No comments:

Google